Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan

Bagaimana Embrio Berkembang: Perjalanan dari Zigot ke Hewan Muda

Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan: Dari Embrio sampai Dewasa, Kok Bisa?

Pernah lihat anak ayam keluar dari telur? Atau anak kucing baru lahir yang matanya belum terbuka? Nah, itu semua adalah bagian dari proses pertumbuhan dan perkembangan hewan. Walaupun nggak sekolah kayak kita, hewan juga belajar hidup dari nol. Yuk, kita bahas satu per satu, nggak kaku, tapi tetap bikin pinter!

1. Bagaimana Embrio Berkembang?

Oke, kita mulai dari awal banget. Embrio itu adalah cikal bakal makhluk hidup—terbentuk setelah sel telur dibuahi oleh sperma.

Pada hewan:

  • Embrio berkembang di dalam telur (seperti ayam, bebek), atau
  • Di dalam tubuh induk (seperti kucing, anjing, sapi).

Selama fase embrio, terjadi pembelahan sel yang cepet banget, sampai akhirnya terbentuk organ-organ penting. Jadi, embrio itu ibarat “blueprint”-nya kehidupan—di situlah desain tubuh makhluk hidup mulai terbentuk.

Contoh:

Kalau kamu pecinta akuarium, embrio ikan cupang bisa dilihat dari luar telurnya, transparan dan lucu banget! 

Bagaimana Embrio Berkembang: Perjalanan dari Zigot ke Hewan Muda

Pernah gak kamu berpikir, gimana sih seekor ayam bisa keluar dari telur? Atau bayi kucing yang lahir imut-imut itu awalnya kayak apa? Semuanya dimulai dari satu sel kecil bernama zigot.

🌱 Tahapan perkembangan embrio secara umum:

  • Fertilisasi: Sel telur + sperma = zigot
  • Segmentasi: Zigot membelah-belah jadi banyak sel
  • Gastrulasi: Sel-sel tersusun membentuk lapisan jaringan
  • Organogenesis: Organ tubuh mulai terbentuk
  • Pertumbuhan: Embrio jadi lebih besar dan lebih kompleks

2. Hewan yang Bertelur (Ovipar)

Ovipar adalah hewan yang berkembang dari telur, dan telur itu menetas di luar tubuh induknya. Induknya biasanya nggak hamil kayak mamalia.

Contoh hewan ovipar:

  • Ayam
  • Bebek
  • Katak
  • Ikan mas
  • Ular

Fakta menarik:

  • Burung menjaga telur dengan cara mengerami, biar suhunya stabil.
  • Katak? Telurnya ditaruh di air, dan embrio tumbuh jadi kecebong dulu sebelum jadi katak dewasa.

Hewan ovipar menunjukkan bahwa “lahir” nggak selalu berarti keluar dari perut—bisa juga menetas!

3. Hewan yang Bertelur dan Melahirkan (Ovovivipar)

Wah, ini unik! Hewan ovovivipar punya gaya berkembang yang nyeleneh:

  • Telurnya tetap berkembang di dalam tubuh induk.
  • Tapi nanti anaknya keluar dari tubuh, bukan sebagai telur, tapi udah jadi individu kecil!

Contoh hewan ovovivipar:

  • Hiu
  • Ular boa
  • Kadal tertentu

Bayangin ini:

Hiu betina “hamil” dengan membawa telur di dalam tubuhnya. Tapi saat “melahirkan”, anak hiu udah siap berenang. Serem tapi canggih.

4. Hewan yang Melahirkan (Vivipar atau Mamalia)

Ini paling mirip sama manusia. Vivipar adalah hewan yang berkembang di dalam rahim induknya dan dilahirkan langsung, bukan lewat telur.

Contoh hewan vivipar:

  • Kucing
  • Anjing
  • Gajah
  • Sapi
  • Lumba-lumba

Mereka semua punya plasenta, yaitu alat yang menghubungkan janin dengan induknya untuk pertukaran nutrisi dan oksigen.

Fakta seru:

  • Gajah “hamil” selama hampir 2 tahun!
  • Kucing bisa melahirkan 3–6 anak sekaligus dalam sekali hamil.

5. Bagaimana Hewan Muda Berkembang?

Setelah lahir atau menetas, pertumbuhan masih terus jalan. Nah, ini dia:

Metamorfosis Sempurna (Total Makeover!)

Contoh: kupu-kupu

Telur → larva (ulat) → pupa (kepompong) → dewasa (imago)

Metamorfosis Tidak Sempurna

Contoh: belalang

Telur → nimfa → dewasa

(Bentuknya mirip dewasa, cuma lebih kecil dan belum punya sayap.)

Tanpa Metamorfosis

Contoh: ayam, kucing

Anak langsung mirip dewasa, cuma ukuran kecil.


FAQs tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan

Q1: Apa perbedaan utama ovipar dan vivipar?

A1: Ovipar bertelur, embrio berkembang di luar tubuh induk. Vivipar melahirkan, embrio berkembang dalam rahim induk.

Q2: Apakah semua reptil ovipar?

A2: Tidak. Sebagian besar ovipar, tapi ada juga ovovivipar seperti beberapa spesies ular.

Q3: Kenapa metamorfosis ada yang sempurna ada yang tidak?

A3: Evolusi! Holometabola (sempurna) memungkinkan larva dan dewasa beda habitat/niche, mengurangi persaingan.

Q4: Contoh mamalia ovipar apa saja?

A4: Platypus (ornitorink) dan echidna.

Q5: Mengapa ovovivipar dianggap “transisi” antara ovipar dan vivipar?

A5: Karena anaknya menetas dalam tubuh induk, jadi terlihat seperti “campuran” keduanya.

Q6: Apakah manusia mengalami metamorfosis?

A6: Tidak. Pertumbuhan manusia tidak melalui tahap larva atau pupa.

Kesimpulan: 
Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan

Semua Makhluk Tumbuh dengan Caranya Masing-Masing. Hewan punya cara unik untuk berkembang biak dan tumbuh. Mulai dari bertelur (ovipar), bertelur lalu melahirkan (ovovivipar), hingga melahirkan langsung (vivipar). Plus, ada yang glow-up total (metamorfosis sempurna) atau hanya sedikit berubah (metamorfosis tidak sempurna). 

Semua hewan punya cara unik untuk tumbuh. Dan setiap tahap, dari embrio sampai dewasa penuh keajaiban. Jadi, lain kali kamu  akan melihat anak kucing yang lucu atau telur burung menetas, ingat: itu hasil dari proses panjang yang keren banget.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume ke 18 Materi KBMN PGRI: Menulis Buku Dari Karya Ilmiah

Resume Pertemuan 24 KBMN PGRI ke-24 Menulis Biografi

Resume pertemuan ke-17 KBMN PGRI