Pertemuan 28 Blog dan Website Untuk Kepenulisan dan Pembelajaran Bagi Seorang Guru
Resume Pertemuan Ke-28 KBMN PGRI Gel.31
Senin, 29 Juli 2024
Materi : BLOG/WEBSITE untuk Kepenulisan dan Pembelajaran Bagi Seorang Guru
Narasumber : Bambang Purwanto, S.Kom., Gr.,CPS., CPPS., C.Ed., MEP.
Moderator : Ahmad Sholeh, S.Pd., Gr.
Kelas menulis kali ini dilakukan melalui zoom meet. Bapak Bambang Purwanto, sebagai narasumber, lebih dikenal dengan sebutan Mr. Bams. Beliau adalah guru TIK di SMP Taruna Bakti Kota Bandung, Jawa Barat.
Menurut Mr. Bams, blog atau website pembelajaran adalah platform digital yang dirancang khusus untuk mendukung proses belajar-mengajar. Mencakup berbagai fitur, seperti kehadiran, daftar nilai, tujuan pembelajaran, materi, video, kuis, dan forum diskusi. Tujuan utama dari platform ini adalah menyediakan sumber daya belajar yang mudah diakses dan menarik bagi siswa.
Manfaat Blog/Website Pembelajaran
Manfaat utama dari blog atau website pembelajaran adalah fleksibilitas dan aksesibilitasnya. Guru dapat mempublikasikan materi pelajaran yang dapat diakses siswa kapan saja dan di mana saja. Selain itu, platform ini memungkinkan siswa untuk belajar dengan cara yang lebih interaktif. Mr. Bams menekankan pentingnya integrasi multimedia, seperti video dan gambar, untuk membuat materi pelajaran lebih menarik. Dengan demikian, siswa dapat lebih termotivasi dan terlibat aktif dalam proses belajar.
Fitur Penting yang Harus Ada
Agar blog atau website pembelajaran dapat menarik minat siswa, ada beberapa fitur penting yang harus disertakan. Bambang Purwanto menyarankan untuk menambahkan elemen interaktif seperti kuis online, video pembelajaran, dan forum diskusi. Selain itu, tampilan yang menarik dan navigasi yang mudah juga sangat penting. Konten harus diorganisir dengan baik agar siswa dapat menemukan informasi yang mereka butuhkan dengan cepat. Dengan cara ini, siswa tidak hanya belajar dari materi yang disediakan, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
Tantangan bagi Guru Awam Teknologi
Sebagai guru yang mungkin belum terbiasa dengan teknologi, menghadapi tantangan dalam memanfaatkan blog atau website pembelajaran adalah hal yang wajar. Saya sendiri, sebagai peserta yang awam dengan IT, merasa bingung tetapi juga kagum dengan kemampuan Bambang Purwanto dalam mengelola platform digital ini. Saya merasa tertarik untuk belajar lebih banyak, meskipun masih merasa tjauh ertinggal dibandingkan dengan apa yang telah dicapai oleh Bapak Bambang Purwanto (Mr. Bams).
Keinginan untuk Belajar Lebih Lanjut
Meskipun terdapat banyak kendala dan tantangan, keinginan untuk memiliki blog pembelajaran yang menarik tetap kuat. Untuk mengikuti jejak Bapak Bambang Purwanto, saya menyadari bahwa saya perlu belajar lebih banyak tentang teknologi dan cara menggunakannya untuk mendukung pengajaran danpembelajaran . Dengan kemauan untuk belajar dan beradaptasi, saya yakin dapat mengembangkan blog atau website yang tidak hanya bermanfaat untuk siswa, tetapi juga memudahkan saya dalam menyampaikan materi pelajaran.
Dengan memanfaatkan blog dan website pembelajaran secara efektif, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih kaya dan menarik bagi siswa. Dukungan dan panduan dari ahli seperti Bapak Bambang Purwanto sangat berharga dalam perjalanan ini. Mendorong guru untuk terus berinovasi dan belajar demi peningkatan kualitas pendidikan.
Selanjutnya seperti biasa, pada sesi akhir dilanjutkan dengan sesi tanya jawab:
Pertanyaan pertama dari Pak antoro (Jakarta Timur)
- T : Bagaimana cara merancang blog agar terlihat menarik tampilannya agar tidak monoton dan membosankan?
- J : Sebagai pemula sebagai bloger, dengan intesitas menulis saja sudah cukup bagus, wajar saja bila belum bisa merancang dan mengubah tampilan blog, terus saja menulis dan memanfaatkan blog, nanti lama-lama akan dapat menemukan ramcangan tampilan blog yang diinginkan.
Pertanyaan ke-2 dari Bu Ari (Kebumen).
- T : Sebagai guru SD kelas 1 bagaimana cara memanfaatan blog dalam pembelajaran?
- J : Blog itu dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh siapa saja, jadi mau mengajar di kelas 1 atau di kelas tinggi jenjang apa pun di mana pun dan guru apa pun, bisa saja tampilkan game melalui blog.
Pertanyaan ke-3 dari Pak Asep (Musi Banyuasin).
- T : Sebagai penulis pemula pada blog untuk guru yang bertugas di pelosok desa yang masih banyak keterbatasan IT bagi siswa-siswi di pelosok tersebut, bagaimana cara mengoptimalkannya?
- J : Sebagai bloger pemula, yang harus dilakukan adalah terus saja menulis dan memanfaatkan blog untuk menulis apa saja.
"Website dan blog memungkinkan guru untuk membawa kelas mereka melampaui dinding fisik, membuka dunia informasi dan pembelajaran kolaboratif yang tak terbatas."David Warlick (Pakar Teknologi Pendidikan)

Komentar
Posting Komentar